Bahas Data Penduduk, KPU Rapat Dengan Komisi II

Jakarta, kpu.go.id- Data Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK2) yang telah diserahkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada 6 Desember 2012 lalu, mengalami penurunan jumlah penduduk bila dibandingkan pada Tahun 2008. Hal tersebut berimplikasi pada penurunan jumlah kursi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pada Pemilu 2014 mendatang.

“Kami telah mencermati DAK2 Tahun 2012 jika dibandingkan dengan tahun 2008, ada sejumlah daerah yang mengalami penurunan jumlah penduduk sehingga mengalami penurunan kursi DPRD,” ungkap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Komisi II DPR RI, Gedung Nusantara, Senin (11/2).

RDP yang dipimpin oleh Ketua Komisi II DPR RI Ganjar Pranowo itu dimaksudkan untuk verifikasi data kependudukan sebagai bahan dasar pemutakhiran data pemilih Pemilu 2014.

Hadir pada RDP tersebut Anggota KPU Hadar N. Gumay, Arief Budiman, Juri Ardiantoro, Sigit Pamungkas, Ferry K. Rizkiyansyah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPU Arif Rahman Hakim, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Irman dan jajarannya, beserta Pejabat di Sekretariat Jenderal KPU.

Selain itu, hadir pula Anggota KPU Provinsi, diantaranya KPU Jawa Barat Yayat Hidayat, KPU Jawa Tengah Fajar Sidiq Subkhi, KPU Jawa Timur Andre Dewanto dan beberapa Dinas Dukcapil daerah untuk dimintai klarifikasi terkait dengan tema pembahasan.

Beberapa daerah yang mengalami penurunan jumlah penduduk diantaranya Kabupaten Bogor, Banjarnegara, Wonogiri, Kendal, dan Pacitan. Adapun daerah yang mengalami kenaikan salah satunya adalah Kabupaten Bangkalan.

“Kabupaten Bogor mengalami penurunan 793.214 penduduk, Kabupaten Banjarnegara turun 85.034 penduduk, Kabupaten Wonogiri mengalami penurunan sebesar 343.848, DAK2 Kabupaten Kendal turun 102.350. Sedangkan Kabupaten Pacitan mengalami penurunan sebesar 92.491 penduduk. Untuk Kabupaten Bangkalan naik sebanyak 220.093,” beber Husni.

Sejumlah KPU kabupaten/kota telah mengirim surat ke KPU pusat perihal klarifikasi ataupun usulan perbaikan jumlah data kependudukan.

“Namum KPU tidak menindaklanjuti perubahan data dari daerah, sepanjang tidak ada ketetapan dari Kemendagri yang tertuang dalam surat Kementerian Dalam Negeri,” tandas Husni.

Menanggapi hal tersebut, Dirjen Dukcapil, Irman, mengatakan yang termasuk kriteria data yang akurat ada dua. Pertama, semua penduduk harus tercatat dalam database kependudukan. Kedua, tidak ada data yang ganda. Semua penduduk di suatu daerah tercatat di database kabupaten/kota karena adanya Lampid (Lahir, Meninggal, Pindah dan Datang) merupakan tanggung jawab pemerintah daerah.

“Sedangkan yang menjadi kewenangan Kemendagri adalah melakukan pembersihan data ganda melalui penerbitan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan memanfaatkan Sistem informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) online dan didukung perekaman e-KTP,” ujar Irman.

Kalau tidak ada perbedaan data penduduk antara yang dulu (Tahun 2008-red) dengan yang sekarang antara data kabupaten/kota dengan pemerintah pusat justru e-KTP yang gagal. “Sistem kita sudah benar dan kami siap mempertaruhkan. Siapun yang mempersoalkan, jika ada data lainnya yang lebih akurat dari data yang kami keluarkan, kami welcome menerimanya,” tegas Irman.

Pada akhir pertemuan, Husni kembali mengingatkan, apabila nanti membaca Daftar Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang diserahkan oleh pemerintah provinsi atau pemerintah kabupaten/kota kepada KPU, jumlahnya tidak akan sama dengan DP4 yang diserahkan oleh pemerintah pusat kepada KPU. “Karena pemilih 17 tahun ketika pemilu legislatif jumlahnya akan berbeda dengan Pemilukada. Namun perbedaannya tidak terlalu banyak,” tutup Husni. (ook/red. FOTO KPU/ie’am/hupmas)

Tentang Griya PMI Asri

Perumahan Griya PMI Asri Desa Cikahuripan Kecamatan Klapanunggal RW 14 Jawa Barat - Bogor
Pos ini dipublikasikan di Komisi Pemilihan Umum. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s